BOGOR,(NBC) - Publik Menyorot dan mempertanyakan kualitas proyek pekerjaan betonisasi jalan lingkungan yang dikelola Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Karadenan.

Bagaimana tidak betonisasi jalan lingkungan di RT 05/07 tahun anggaran 2026 yang bersumber dari Dana Kelurahan (Dakel ) baru saja selesai dikerjakan sudah terjadi keretakan di beberapa titik badan jalan.

Publik juga mempertanyakan kualitas pekerjaan betonisasi jalan, salah contoh kongkrit pekerjaan betonisasi jalan pada anggaran tahun. 2025 yang lalu badan jalan sudah terkelupas dan kasar, padahal dengan jelas ketua LPM saat itu mengatakan, pembangunan jalan di RT 01 RW 07 memakai bahan kualitas yang baik (K 250 NFA, 145 X 4 X 0,15).

Jika memang kualitasnya baik, kenapa baru seumur jagung sudah seperti itu,ini yang menjadi pertanyaan serta menjadi sorotan publik. Seperti yang disampaikan Joner Simanjuntak salah satu pemerhati sosial (FORKABI) Setiap pekerjaan apapun itu, apalagi bersentuhan dengan kepentingan publik kualitas adalah periotas utama dan mutlak, termasuk pembangunan jalan ( betonisasi), ketika ini terabaikan akan menjadi pertanyaan besar kepada semua pihak yang terlibat langsung atau tidak langsung, Karena disitu ada tim pelaksana (LPM), Penanggung jawab (kasie Ekbang ) dan tim monitoring ," paparnya.
Dan Joner juga menambahkan, Agar ada evaluasi serta perbaikan cara kerja dari realisasi anggaran jangan hanya asal jadi karena anggaran itu dari rakyat.
" Semua pekerjaan harus mengedepankan kualitas, karena kita semua tau anggaran itu dari rakyat, dan kita akan minta inspektorat benar- benar mengawasi pelaksanaan kegiatan terutama kualitas pekerjaan," tandasnya. Jumat 26 Juni 2026.