BOJONGGEDE,(NBC) – Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, S.STP., M.A., memberikan respons tegas terkait insiden ambruknya proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di Kampung Gelonggong RT 04/05, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Proyek yang diketahui ambruk pada 29 Desember 2025 lalu tersebut kini menjadi perhatian serius pihak kecamatan. Saat dihubungi melalui sambungan seluler , Sabtu 7 Maret 2026, Tenny menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan langkah evaluasi mendalam terhadap pihak-pihak terkait.

"Kita akan mengundang dan coba lakukan konsolidasi terlebih dahulu kepada pihak Pemdes (Pemerintah Desa), TPK (Tim Pelaksana Kegiatan), dan Pemborong. Kita ingin tahu kendalanya seperti apa dan bagaimana pertanggungjawabannya," ujar Tenny Ramdhani kepada awak media.

Langkah konsolidasi ini bertujuan untuk mencari titik terang mengenai penyebab kegagalan konstruksi tersebut, mengingat infrastruktur TPT sangat krusial bagi keamanan lingkungan warga di Kampung Gelonggong.

Lebih lanjut, Camat juga menyatakan bahwa hasil dari pertemuan tersebut tidak akan berhenti di tingkat kecamatan saja. Pihaknya berkomitmen untuk meneruskan laporan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.

iklan sidebar-1

"Selanjutnya kami akan laporkan kembali kepada Bapak Bupati melalui DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) dengan progres terkini di lapangan," tambah lulusan IPDN tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, warga di sekitar lokasi proyek berharap agar perbaikan segera dilakukan guna menghindari dampak kerusakan yang lebih luas, terutama mengingat faktor cuaca yang dapat memperparah kondisi tanah di area yang ambruk tersebut.