JAKARTA, (NBC) - Musrenbang tahun 2026 Mengusung tema "Transformasi Digital Kejaksaan Guna Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas".

ST  Burhanuddin Jaksa Agung Republik Indonesia secara resmi membuka gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kejaksaan RI Tahun 2026 yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring, Rabu, 3 Juni 2026.

Musrenbang tahun 2026 ini difokuskan untuk merumuskan arah kebijakan dan penyusunan anggaran Kejaksaan untuk Tahun Anggaran (TA ) 2027. 

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan 

Adhyaksa atas dedikasi dan integritas yang terjaga, sehingga menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh publik. Pelaksanaan Musrenbang tahun ini 

secara hybrid juga merupakan wujud kepatuhan terhadap arahan Presiden terkait efisiensi anggaran 

sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. 

Jaksa Agung mengarahkan agar penyusunan anggaran di tahun 2027 agar mengedepankan pendekatan bottom-up yang realistis dan berbasis kebutuhan operasional riil lapangan.

"Setiap alokasi anggaran harus diarahkan pada penggunaan yang efektif, efisien, dan tepat sasaran agar mampu meminimalisir kebocoran anggaran dari kegiatan-kegiatan yang tidak memiliki dampak langsung kepada masyarakat," imbuhnya dengan nada menegaskan.