BOGOR,(NBC)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat menangani timbunan sampah yang memenuhi aliran Sungai Kali Baru di Jalan Raya Jakarta–Bogor. Sabtu 11 Juli 2026.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) turun langsung ke lokasi untuk mempercepat pengangkutan sampah yang selama ini menghambat aliran sungai dan berpotensi menimbulkan banjir serta pencemaran lingkungan.

Sebanyak Empat Puluh (40) unit armada truck dikerahkan dan dua (2) unit alat berat eskavator untuk mendukung kegiatan operasi bersih sampah Kalibaru yang menumpuk dan menyumbat aliran air.

Agus Budi,Kepala Bidang Persampahan DLH Kabupaten Bogor menjelaskan, pelaksanaan pembersihan hingga hari ini, DLH telah mengerahkan sekitar 40 truk yang berasal dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT). 

Dilain pihak, Dinas Pekerjaan Umum turut mengoperasikan dua unit alat berat, termasuk eskavator amfibi, untuk mengangkat timbunan sampah dari dasar sungai.

"Atas arahan Bupati seluruh perangkat daerah terkait bergerak bersama menangani permasalahan sampah di Sungai Kali Baru. Kondisi timbunan sampah di lokasi ini memang sangat memprihatinkan. Karena itu, kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," urainya.

Budi juga mengatakan, volume sampah yang harus diangkut diperkirakan mencapai sekitar 230 truk. Dengan kapasitas armada dan alat berat yang saat ini beroperasi, proses pembersihan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima hari.

" Dan perkiraan sementara, volume sampah mencapai sekitar 230 truk. Jika proses berjalan lancar, kami menargetkan pembersihan dapat selesai dalam waktu kurang lebih lima hari," urainya lagi 

Dan masih menurut Agus, proses pembersihan di lapangan tidak mudah. Selain tumpukan sampah rumah tangga, petugas juga menemukan batang dan dahan pohon berukuran besar yang menyangkut di aliran sungai sehingga harus diangkat dan dipotong terlebih dahulu sebelum sampah lainnya dapat dievakuasi.