Cibinong BOGOR (NBC) - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) melakukan tindakan penganiayaan tertawa bebas tanpa proses hukum.

Hasil dari penelusuran dan investigasi tim media ini dilapangan mendapatkan informasi terjadinya peristiwa penganiayaan terhadap sesama PNS ini terjadi pada sekitar tahun 2023 dan sampai kepada pihak yang berwenang (kepolisian).

Namun hingga sekarang tidak ada proses hukum yang terlaksana dan terduga pelaku Penganiayaan tertawa bebas seakan kebal hukum. Yang lebih tak masuk akal pelaku bahkan mendapat promosi dengan jabatan baru sebagai pejabat publik. Terduga pelaku berinisial "HS" dan korban berinisial "D" saat terjadi peristiwa penganiayaan tersebut pada tahun 2023, keduanya sama - sama menjabat sebagai kasie. Di instansi kepemerintahan Kecamatan Cibinong.

Pelaku "HS" dengan jabatan publik ini seakan tak ada beban dan diduga karena ada oknum pejabat yang membekingi dan melindunginya. Ini sangat disayangkan peristiwa yang nyata-nyata terjadi dan korban serta saksi peristiwa kejadianpun ada. Namun kenapa tidak diproses tapi malah sebaliknya mendapatkan promosi dan jabatan baru hingga sekarang. Juga di salah satu instansi Kepemerintahan di Kecamatan Cibinong.

Salah satu sumber yang berkompeten, sangat menyayangkan dan menyesal serta membenarkan bahwa, peristiwa penganiayaan itu benar adanya dan terjadi, korban dan saksi peristiwa juga ada. 15 Juni 2025

iklan sidebar-1

" Ya kita sangat menyayangkan, menyesalkan kenapa tidak diproses sesuai hukum yang berlaku, padahal kejadian itu benar adanya terjadi. Korban dan saksi peristiwa juga ada," katanya.

Narasumber juga menambahkan, kita juga bingung kenapa itu tidak ada kelanjutan proses hukumnya tapi malah dipromosikan dengan jabatan baru.

" Ya kita juga bingung kenapa sampai sekarang tidak ada tidak ada tindak lanjut proses hukumnya, dan yang lebih membuat kita heran bahkan mendapat promosi dan jabatan baru, padahal saat itu sudah sampai pada APH (Aparat Penegak Hukum) ," tambahnya lagi dengan nada serius.

Dan pada waktu berbeda salah satu narasumber juga yang dijumpai NewsBogor, membenarkan kejadian peristiwa tersebut.