BOGOR (NBC) - Ade Ruhandi Wakil Bupati yang terkenal disapa Jaro Ade bahas percepatan pengadaan tanah untuk Jalan Khusus Tambang dan Jembatan Leuwi Ranji.
Menindaklanjuti pembahasan atas arahan Bupati pada 18 Juni 2025 yang melakukan peninjauan lapangan, Jaro Ade memimpin rapat percepatan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan khusus angkutan tambang dan Jembatan Leuwi Ranji, bertempat di ruang rapat Wakil Bupati. Jumat 10 Juni 2025.
Jaro Ade menegaskan, pembangunan jalan khusus angkutan tambang merupakan kebutuhan mendesak, mengingat dampak aktivitas kendaraan berat terhadap kondisi lalu lintas dan infrastruktur jalan umum di wilayah Kabupaten Bogor.
Prof.Dr.Bennadi.SH.MH Sambangi Mapolres Lamtim Pertegas Kasus Tanah Wakaf Masjid Nurul Mukmin
“Rencana pembangunan jalan ini bersifat strategis, tidak hanya untuk mengurangi kerusakan jalan umum akibat kendaraan tambang, tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” Kata Jaro Ade.
Jaro Ade juga menyampaikan, dukungan dari para pelaku usaha, khususnya di sektor pertambangan, memiliki peranan penting dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur tersebut. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen mendorong skema kolaboratif dalam pelaksanaan proyek ini, termasuk dalam proses pengadaan tanah.
“Pemda (kami) memahami bahwa proses pengadaan tanah membutuhkan waktu dan koordinasi yang kompleks. Oleh karena itu, kami telah membentuk tim khusus untuk menangani pengadaan lahan serta memulai proses inventarisasi aset dan kebutuhan di lapangan,”katanya menambahkan.
Wakil Bupati Bogor juga mengajak seluruh pihak terkait, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk mendukung dan berperan aktif dalam percepatan realisasi pembangunan jalan tersebut.
“Saatnya kita mengenyampingkan ego dan sudah saatnya kita bersama-sama membangun jalan ini demi kepentingan bersama, baik untuk masyarakat maupun dunia usaha. Sinergi dan komitmen dari semua pihak sangat kami harapkan,”tandasnya dengan nada serius.
Pelaksanaannya akan memperhatikan kajian teknis yang telah dilakukan sebelumnya, dengan harapan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan kerusakan jalan dan keselamatan pengguna jalan.
