LAMPUNG TIMUR, (NBC) - Rencana kegiatan kontruksi hutan penyangga Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur.
I Nyoman Suindre personil Polsek Way Jepara Polres Lampung Timur selaku Bhabinkamtibmas Desa Braja Asri Kecamatan Way Jepara bersama-sama dengan Babinsa dan perangkat Desa Braja Asri mendampingi pihak Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Kabupaten Lampung Timur dan konsultan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Lampung di Desa Braja Asri Kecamatan Way Jepara baru-baru ini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka survei lokasi rencana kegiatan pekerjaan pembangunan konstruksi yang bertujuan untuk menanggulangi konflik antara gajah liar dengan masyarakat di wilayah sekitar kawasan penyangga hutan TNWK.
Survei ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari meningkatnya potensi konflik satwa liar, khususnya gajah, yang kerap memasuki area permukiman dan lahan pertanian warga. Kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan masyarakat.
Oleh karena itu, diperlukan langkah terpadu dan terencana untuk menciptakan solusi jangka panjang yang berorientasi pada keselamatan manusia sekaligus perlindungan satwa.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda I Nyoman Sujendre berperan aktif memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama proses survei berlangsung.
Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan perangkat desa juga bertujuan untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pihak TNWK serta konsultan teknis dari PUPR Provinsi Lampung. Dengan demikian, setiap rencana pembangunan yang akan dilaksanakan dapat dipahami bersama dan disesuaikan dengan kondisi sosial serta geografis setempat.
Survei lokasi meliputi peninjauan langsung titik-titik rawan yang sering dilalui gajah liar, pengamatan kontur tanah, serta identifikasi area yang memungkinkan dibangunnya konstruksi penanggulangan, seperti pagar pengaman, parit, atau sarana pendukung lainnya.
Konsultan dari PUPR Provinsi Lampung mencatat berbagai aspek teknis yang nantinya akan menjadi bahan perencanaan konstruksi agar efektif dan ramah lingkungan.