BANDUNG, (NBC) - Ajat Rochmat Jatnika Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, memberikan dukungan kepada Direktur RSUD Cibinong, Yukie Meistisia A. Satoto menjadi yang terbaik pada seleksi penghargaan PNS berprestasi Provinsi Jawa Barat kategori inovatif.
Turut hadir dan mendampingi dalam acara seleksi ini diantaranya, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), Wakil Direktur dan jajaran hospitalia RSUD Cibinong. Seleksi yang dilaksanakan di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat. Kamis 24 Oktober 2024.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan, Direktur RSUD Cibinong terpilih menjadi bagian PNS berprestasi kategori inovatif, saat ini masuk tahapan yang ke empat. Semoga bisa menjadi yang terbaik tingkat Jawa Barat dan berlanjut ke PNS berprestasi tingkat nasional.
" Saya hadir disini sebagai wujud penghargaan dan dukungan, karena selaku Sekretaris Daerah bangga mempunyai PNS yang berprestasi," ungkap Ajat.
" Sebuah inovasi itu yang paling penting bagaimana bisa diimplementasikan, inovasi yang digagas oleh ibu Yukie adalah inovasi yang memang diimplementasikan sesuai kebutuhan masyarakat, serta dapat menjawab permasalahan kesehatan yang mendasar yang terjadi di Kabupaten Bogor," ujar Ajat menambahkan.
Pada kesempatan yang sama Yukie Meistisia A. Satoto menjelaskan, alhamdulillah semua presentasi hari ini kepada tim yang dipimpin Sekda Provinsi Jawa Barat berjalan dengan lancar. Semoga apa yang kami kerjakan ini adalah sebuah inovasi yang berjalan dan berkesinambungan.
" Tentunya dengan harapan bisa memberikan subangsih terbaik bagi Kabupaten Bogor, karena yang penting apapun inovasinya harus bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
Yukie menuturkan, kegiatan ini juga menambah semangat RSUD Cibinong untuk memberikan karya yang terbaik agar semakin bermanfaat bagi masyarakat. Karena komitmen kami adalah memberikan pelayanan yang mudah, cepat, setara, aman, dan berkualitas.
“ Inovasi yang dinilai pada seleksi ini adalah transformasi pelayanan kesehatan berbasis one health. Ini adalah sebuah strategi atau cara baru dalam memberikan pelayanan kesehatan paripurna, baik promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, yang juga didukung melalui kerjasama multi stakeholder,” tandas lagi.