Cibinong BOGOR,(NBC) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor hadir mengikuti entry meeting dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pembangunan Daerah (LKPD) 2025,
Entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pembangunan Daerah (LKPD) berlangsung di ruang Serbaguna 1 Sekretariat Daerah, Cibinong Rabu 25 Febuari 2025
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam proses pemeriksaan laporan keuangan sebelum disampaikan secara resmi.
Ade Rohandi Wakil Bupati yang akrab disapa Jaro Ade menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan bimbingan BPK selama ini, sehingga Kabupaten Bogor kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2025.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Kami berharap di tahun 2026 tetap mendapatkan bimbingan dan arahan agar tata kelola keuangan daerah semakin baik dan kualitas WTP dapat terus terjaga,” ungkapnya
Jaro Ade juga menyampaikan adanya fenomena dalam pelaksanaan proyek tahun anggaran 2025 yang berpotensi berdampak pada tahun 2026. Berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, terdapat sejumlah pelaksana pekerjaan yang tetap menyelesaikan proyek meskipun mengalami tekanan biaya.
Luar Biasa, Tahun Pertama Kepimpinan Rudy Susmanto dan Ade Rohandi Raih 340 Penghargaan
Menurutnya, salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah dampak kebijakan penutupan tambang oleh Pemerintah Provinsi, yang menyebabkan lonjakan harga material. Bahkan, kondisi ini dirasakan hingga tingkat desa.
“Kami memohon arahan dan pendampingan BPK agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan optimal, akuntabel, serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tandas Jaro Ade.
Dilain pihak dalam kesempatan yang sama Eydu Oktain Panjaitan Kepala BPK perwakilan Jawa Barat, menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan merupakan bagian dari penugasan mandatory BPK sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
