BOGOR,(NBC) - Dengan tema "Bebersih Lembur" rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) Desa Puspasari Kecamatan Citeureup.
Bebersih Lembur warga Desa Puspasari Kecamatan Citeureup salah satunya dilaksanakan oleh warga Rukun Warga (RW) 06, bersama - sama bergotong royong membersihkan badan sungai dan atau Kali Cibereum yang sering kali meluap dan banjir ketika musim penghujan datang. Minggu 18 Mei 2025.
Pelaksanaan kegiatan bebersih lembur ini sebagaimana dan sesuai dengan himbauan Kurnia Nurdin, S.Pd selaku Kepala Desa Puspasari dengan surat edaran 400.14 .1.2/052-Sekret tertanggal 16 Mei 2025.
Dengan kegiatan membersihkan lingkungan masing-masing dan demi terciptanya lingkungan Desa Puspasari yang bersih dan sehat khususnya serta di Kabupaten Bogor pada umumnya.
Kegiatan ini sangat disambut antusias oleh warga Desa tentunya dan khususnya warga RW 06, karena dengan kegiatan ini selain melakukan kegiatan gotong royong warga juga dapat memperkokoh tali silaturrahmi, kekompakan serta kebersamaan dengan semangat kegotongroyongan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.
Seperti yang disampaikan oleh salah satu pengurus anggota Badan Pemusyawatan Desa (BPD) Jamil kepada media NewsBogor, dengan kegiatan ini semoga masyarakat semakin peduli dan sadar pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat .
" Dengan kegiatan ini kita bersama- sama bergotong-royong membersihkan lingkungan dan semoga warga semakin sadar dan bertanggung jawab serta berperan aktif akan kebersihan lingkungan sekitarnya. Dan seluruh warga masyarakat di Desa Puspasari sehingga dapat terwujudnya lingkungan yang bersih,sehat hijau serta asri," imbuhnya.
Sementara pada kesempatan yang sama ketua Rukun Warga (RW) 06 Hapsah Nurlela juga menyampaikan, kegiatan bersih kali Cibereum akan menjadi agenda rutin.
" Kami akan jadikan kegiatan rutin bersih - bersih kali Cibeureum ini, apalagi terowongan kali Cibeureum jika turun hujan sedikit pasti banjir. Dan ini sangat menghambat dan mengganggu aktifitas warga yang melintas baik dari arah Kamurang maupun dari arah Kranggan. Dan itu kami juga akan berkoordinasi dengan RW yang ada di sekitar terowongan," ujarnya