BOGOR, NewsBogor.com - Jembatan Layang Skybridge Bojonggede resmi menjadi aset dan atau milik Pemerintah Kabupaten Bogor. Setelah resmi dihibahkan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ),) Kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, yang diterima langsung oleh Bachril Bakri di Ruang Rapat Bupati Bogor. Jumat 4 Oktober 2024.
Pada acara serah terima ini Pj Bupati Bogor Bachril Bakri menerangkan bahwa hari ini telah dilaksanakan kegiatan serah terima jembatan layang Skybridge yang berlokasi di Kecamatan Bojong Gede dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek kepada Pemerintah Daerah kabupaten Bogor.
“ Tentunya kami Pemkab Bogor juga masyarakat sangat berterimakasih atas pemberian hibah ini, kami sangat senang dan bahagia. Dengan penyerahan ini baik pemeliharaan dan pengembangan akan menjadi tanggung jawab kami ke depannya,” tegasnya.
Bachril Bakri juga menambahkan," Terbangunnya jembatan layang Skybridge ini sangat berpengaruh secara signifikan dalam membantu mengatasi kemacetan, memberikan kemudahan aksesibilitas masyarakat dari terminal Bojong Gede menuju stasiun Bojong Gede.
Pada kesempatan yang sama Plt. Kepala BPTJ, Suharto mengungkapkan, jembatan layang Skybridge Bojong Gede ini telah diresmikan pada 9 Desember 2023 oleh Menteri Perhubungan RI bersama Bupati Bogor Iwan Setiawan, yang pembangunannya mencapai 18,6 miliar. Hari ini jembatan layang Skybridge Bojong Gede telah resmi diserahterimakan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.
“ Mudah-mudahan adanya serah terima jembatan layang Skybridge Bojong Gede hari ini kita bisa bersama-sama menjadikan terminal Bojong Gede jadi terminal tipe C. Semoga skybridge akan terus dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Luar Biasa, Tahun Pertama Kepimpinan Rudy Susmanto dan Ade Rohandi Raih 340 Penghargaan
Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Agus Ridhallah menambahkan, Skybridge Bojonggede ini bagian yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“ Skybridge sudah kita operasionalkan dan memang ini belum optimal, mudah-mudahan BPTJ bisa kembali mengembangkan tahap berikutnya, karena saat ini yang akan melintas ke arah Jakarta harus memutar semoga nanti bisa terhubung untuk memudahkan aksesibilitas masyarakat,” tandasnya.
Perlu juga diketahui bahwa Skybridge ini kan menghubungkan antara Stasiun Bojonggede dengan Terminal Bojonggede dimana stasiun Bojonggede ini memang volume penumpangnya saat ini sudah sangat luar biasa yaitu diantara antara 50.000 sampai 70.000 per hari dan terbesar di Jabodetabek. Sehingga adanya Skybridge ini alhamdulillah dapat memberikan pelayanan kepad ooa masyarakat dan pada akhirnya masyarakat sangat terbantu dengan hadirnya Skibridge ini.
